![]() |
| Nyamuk. Sumber Gambar: Google |
Berkali - kali Tuhan bercerita kepada Hambanya mengenai tanda - tanda kekuasanNya, baik yang besar maupun kecil (dalam pandangan manusia) dimana sebenarnya semua itu hakikatnya adalah bak sebutir debu dalam samudera, amat sangat tak berbanding dengan Dzat yang Maha Agung.
Nyamuk yang bagi kebanyakan manusia menjadi "musuh" saat malam hari, dapat menjadi media tadabbur kita. Nyamuk memiliki seperangkat organ hidup yang lengkap, organ pencernaan, organ respirasi sampai organ reproduksi. Bisa kita bayangkan bagaimana daleman perut dan usus nyamuk? Bagaimana alat pernafasan dan siklus perderahan darahnya? Bagaimana alat reproduksi nyamuk, proses percumbuannya sampai dengan telur nyamuk dengan embrionya itu. Betapa luasnya Rahmat Tuhan, lebarnya Kekuasaan Tuhan sampai makhluk sekecil nyamuk pun, bisa hidup, berkembang dan terjamin rizkinya tiap hari. Subhanallah, Maha Suci Dia atas segala sesuatu yang merendahkanNya.
Kalau kita bisa mentadabburi Kekuasaan Tuhan dari makhluk sekecil nyamuk, mengapa kita sibuk mencari Tuhan dengan filsafatan, debat gontok - gontokan sampai menunggu mukjizat yang besar?
Saya teringat dawuh Sayyidina Ali Karamallahu wajhah. "Kalau saya dibawa Tuhan naik ke langit kemudian diperlihatkan megah dan mewahnya langit, Iman saya tidak akan bertambah sedikitpun, karena langit yang begitu megah dan mewahnya adalah tanda kebesaranNya, apa bedanya dengan Bumi dan seisinya yang juga merupakan tanda kebesaranNya?"
Betapa indahnya cara berfikir seseorang yang sudah ma'rifat dengan Tuhan. Semoga kita senantiasa diberkahi Tuhan untuk meniru cara berfikir mereka, karena sulit bagi kita, terutama saya, menyamai tingkatan para kekasih Tuhan.
-Deny Putra Hutama-

Comments
Post a Comment